jenis Belanja Negara APBN

jenis Belanja Negara APBN

jenis Belanja Negara APBN Belanja negara dan daerah dipergunakan untuk keperluan penyelenggaraan tugas pemerintahan pusat dan daerah serta pelaksanaan pertimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Belanja negara dan daerah menurut organisasi disesuaikan dengan susunan kementrian negara atau lembaga pemerintahan pusat

Dalam jenis Belanja Negara APBN, pengeluaran pemerintah pusat dibedakan menjadi berikut:

  • Pengeluaran untuk belanja
  • belanja pemerintahan pusat dikelompokkan sebagai berikut:
  • Belanja pemerintah pusat menurut organisasi atau bagian anggaran
  • Belanja pemerintah menurut fungsi

( Baca Juga : Cara Menjadi Peran Menjaga Keutuhan NKRI )

Rincian belanja negara dan daerah menurut fungsi terdiri atas pelayanan umum, pertahanan, ketertiban, dan keamanan, ekonomi, lingkungan hidup fasilitas umum, kesehatan, pariwisata, budaya, agama, pendidikan, serta perlindungan sosial

Belanja pemerintah pusat menurut jenis belanja meliputi:

– belanja pegawai

– belanja barang

– belanja modal

– subsidi hibah

– belanja sosial

– pembayaran bunga utang

Dana yang dialokasikan ke daerah yang terdiri atas dana pertimbangan dan dana otonomi khusus dan penyesuaian

  • Pengeluaran untuk pembiayaan
  • Pengeluaran untuk oplikasii pemerintah
  • Pembayaran pokok pinjaman luar negeri dan pembiayaan lain-lain.

D. Mekanisme penyusunan APBN

APBN dapat di ibaratkan seperti anggaran rumah tangga keluarga atau anggaran perusahaan yang memiliki dua sisi yaitu sisi penerimaan dan sisi pengeluaran untuk penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(RAPBN) tentu tidak mudah karena banyak faktor yang setiap saat dapat berubah atau paling tidak perubahan yang terjadi masih dalam kurun waktu 1 tahun.

Faktor-faktor yang belum dapat dipastikan memberikan pengaruh dalam penentuan APBN umumnya terkait dengan 6 sumber antara lain:

  1. Nilai tukar rupiah terdapat Dollar Amerika atau USA

2. Harga minyak bumi di pasar internasional

3. Kuota minyak mentah yang ditentukan oleh OPEC

4. Suku bunga

5. Pertumbuhan ekonomi

6. Inflasi

Langkah-langkah penyusunan APBN adalah sebagai berikut:

1) pemerintah mengajukan RAPBN kepada DPR untuk dibahas

2) DPR membahas RAPBN dengan tujuan diterima atau ditolak

3) Jika diterima, RAPBN akan disahkan menjadi APBN dan disampaikan kepada pemerintah untuk dilaksanakan. Namun, jika ditolak maka pemerintah harus menggunakan APBN sebelumnya.

E. Pengaruh APBN terhadap perekonomian

Penyusunan APBN dapat berdampak pada peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan pendapatan dan menghemat pengeluaran. Adapun pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian masyarakat antara lain:

1) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maksudnya dapat mengetahui besarnya GNP dari tahun ke tahun

2) Menciptakan kestabilan keuangan atau moneter negara karena dapat mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat

3) Menimbulkan investasi masyarakat karena dapat mengembangkan industri industri dalam negeri

4) Memperlancar distribusi pendapatan maksudnya dapat mengetahui sumber penerimaan dan penggunaan untuk belanja pegawai dan belanja barang serta yang lainnya

5) Memperluas kesempatan kerja karena terdapat pembangunan proyek-proyek negara dan investasi negara sehingga dapat membuka lapangan kerja yang baru dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *